Petani Rumput Laut Mamolo sudah Dikelolah Koperasi
AIYUB |
Jumat, 08 November 2013 - 15:03:16 WIB
| dibaca: 51 pembaca Nunukan – Upaya untuk menghimpun Penyerahan badan
hukum Koperasi bagi kelompok tani rumput laut di Kampung Mamolo
Kelurahan Tanjung Harapanyakni Koperasi Usaha Bersama Mamolo Sejahtera
yang langsung diserahkan oleh Bupati Nunukan Drs H Basri saat dilakukan
Panen raya rumput laut.
Katua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Kopinda) Kabupaten Nunukan Ir H Dian Kusumanto mengatakan pengelolaan hasil para petani rumput laut setelah dikelolah koperasi akan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan akan memperpendek mata rantai perdagangan para petani, para petani tidak akan dipermaikan oleh para pedagang untuk membeli hasil rumput laut dengan harga yang rendah.
Dikatakan, harga rumput laut kering saat ini mencapai Rp 15 Ribu perkilogram yang tentunya akan menambah perputaran perekonomian mencapai Rp 15 Milyar rupiah perbulan sehingga perputaran perekonomian kabupaten Nunukan dari komoditi rumput laut mencapai R180 Milyar Rupiah pertahunnya.
Dikatakan tingginya harga komoditi rumput laut kering disebabkan beberapa hal diantaranya mutu rumput laut relative bagus, kadar kotoran minimal, rendemen keraginan cukup tinggi, gell strength tinggi yang mengakibatkan para pengusaha dan eksportir menawarkan harga yang tinggi. Selain itu produksi rumput laut yang stabil dan kontinyu sepanjang tahun dengan jaminan ketersedian rumput laut kering selalu ada.
“saat ini banyak daerah sentra rumput laut sedang gagal panen sehingga pasokan kepedagang berkurang, sehingga mengakibatkan supply dan demand terganggu,” ujarnya.
Ditambahkannya, akibat perkembangan rumput laut yang cukup signifikan di Nunukan maka menimbulkan peluang-peluang kerja untuk menunjang usaha rumput laut adalah peluang usaha penyedian pelampung rumput laut yang biasanya digunakan oleh para petani adalah botol bekas air mineral yang saat ini membutuhkan 1 Juta buah botol yang harus digantiakn oleh para petani setiap 2 musim sekali, atau sekitar 10 Ribu botol air mineral per harinya dibutuhakan, jasa pemasangan bibit yang memerlukan tenaga kerja yang banyak untuk memelihara tali bentangan rumput laut yang saat ini sebanyak 125 Ribu tali perbulan tali bentangan yang harus dirawat dan dipasangi bibit.
“banyak petani rumput laut yang menjual hasil panen rumput lautnya kepada para nelayan dalam kondisi masih segar (Baca; basah) mengingat banyak petani tidak memiliki lantai penjemuran maupun lantai penjemuran yang dimilki sudah tidak mencukupi dari jumlah rumput laut yang dipanen,” ungkapnya. (ayu/hms)
Katua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Kopinda) Kabupaten Nunukan Ir H Dian Kusumanto mengatakan pengelolaan hasil para petani rumput laut setelah dikelolah koperasi akan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan akan memperpendek mata rantai perdagangan para petani, para petani tidak akan dipermaikan oleh para pedagang untuk membeli hasil rumput laut dengan harga yang rendah.
Dikatakan, harga rumput laut kering saat ini mencapai Rp 15 Ribu perkilogram yang tentunya akan menambah perputaran perekonomian mencapai Rp 15 Milyar rupiah perbulan sehingga perputaran perekonomian kabupaten Nunukan dari komoditi rumput laut mencapai R180 Milyar Rupiah pertahunnya.
Dikatakan tingginya harga komoditi rumput laut kering disebabkan beberapa hal diantaranya mutu rumput laut relative bagus, kadar kotoran minimal, rendemen keraginan cukup tinggi, gell strength tinggi yang mengakibatkan para pengusaha dan eksportir menawarkan harga yang tinggi. Selain itu produksi rumput laut yang stabil dan kontinyu sepanjang tahun dengan jaminan ketersedian rumput laut kering selalu ada.
“saat ini banyak daerah sentra rumput laut sedang gagal panen sehingga pasokan kepedagang berkurang, sehingga mengakibatkan supply dan demand terganggu,” ujarnya.
Ditambahkannya, akibat perkembangan rumput laut yang cukup signifikan di Nunukan maka menimbulkan peluang-peluang kerja untuk menunjang usaha rumput laut adalah peluang usaha penyedian pelampung rumput laut yang biasanya digunakan oleh para petani adalah botol bekas air mineral yang saat ini membutuhkan 1 Juta buah botol yang harus digantiakn oleh para petani setiap 2 musim sekali, atau sekitar 10 Ribu botol air mineral per harinya dibutuhakan, jasa pemasangan bibit yang memerlukan tenaga kerja yang banyak untuk memelihara tali bentangan rumput laut yang saat ini sebanyak 125 Ribu tali perbulan tali bentangan yang harus dirawat dan dipasangi bibit.
“banyak petani rumput laut yang menjual hasil panen rumput lautnya kepada para nelayan dalam kondisi masih segar (Baca; basah) mengingat banyak petani tidak memiliki lantai penjemuran maupun lantai penjemuran yang dimilki sudah tidak mencukupi dari jumlah rumput laut yang dipanen,” ungkapnya. (ayu/hms)


